Surabaya, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Sabtu (8/9) kemarin meluncurkan Kartu NU. Kartu ini tidak hanya berfungsi sebagai tanda keanggotaan NU, tetapi juga bisa sebagai kartu Automated Teller Machine (ATM). Pemegang kartu juga bisa memperoleh pinjaman tanpa bunga.<>

Dalam acara peluncuran kartu NU itu sekaligus dilaksanakan peluncuran Koperasi “Mabadiku Bintang Sembilan” yang bertempat di Aula PWNU Jatim, Jl Masjid Al Akbar Timur 9 Surabaya. Kegiatan dirangkai dengan halal bihalal dan seminar pra-Munas NU 2012 yang akan digelar di Cirebon pada 14-17 September mendatang.

Koperasi NU ini bekerjasama dengan BRI Syariah sebagai tempat menyimpan dana anggota serta asuransi Jasindo Takaful sebagai lembaga penjamin anggota koperasi dengan bank. Setiap anggota koperasi Mabadiku Bintang Sembilan nantinya akan diberi kartu NU gratis dari BRI Syariah.

“Kartu NU ini multi fungsi karena menyangkut data anggota NU, rekening di BRI, asuransi Jasindo dan Koperasi itu sendiri,” kata Ketua Koperasi “Mabadiku Bintang Sembilan” Irnanda Laksanawan.

Ada empat macam kartu sesuai dengan warnanya, yakni Platinum, Gold (emas), Silver (perak) dan Green (hijau). Namun hampir 80 persen nantinya kartu NU berwarna hijau karena itu untuk umat NU yang sebagian besar masih perlu diberdayakan lebih lanjut.

“Besaran simpanan wajib (pokok) kelompok Kartu NU Hijau hanyalah Rp20 ribu selama menjadi anggota koperasi dan simpanan wajibnya sebesar Rp25 ribu/tahun. Sedangkan untuk sumbangan wajib ke NU sebesar Rp2 ribu/bulan,” ungkap Irnanda.

Di antara kelebihan yang didapat oleh pemegang kartu NU hijau adalah bisa mendapatkan pinjaman sebesar Rp5 juta tanpa bunga untuk usaha dari BRI Syariah. Namun sebelumnya terlebih dulu mendapat rekomendasi dari pengurus cabang atau ranting dan koperasi. Tujuannya, supaya mereka tidak berbuat yang tidak sesuai aturan. Hal itu bisa ditekan atau sangat minim terjadi sebab jika diketahui kiainya ada beban moral jika mereka tidak patuh.

“Kecuali ada hal-hal yang di luar kemampuan manusia tapi itu sudah dijamin oleh Asuransi Jasindo Takaful. Ini bussines to bussines tidak ada pemaksaan dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” kata Irnanda yang juga staf ahli bidang ESDM Kemeneg BUMN ini.