Sistem sinergitas yang diterapkan Mabadiku, lanjut Irnanda, adalah membangun sistem informasi, pendanaan, sumber daya, dan kerja sama dengan beberapa institusi dan perusahaan-perusahaan besar, untuk mengangkat ekonomi warga Nahdliyin.

“Intinya bagaimana masyarakat mendapatkan kesempatan dalam berusaha secara fair, karena sekarang sumber daya yang ada dikuasai oleh pemodal-pemodal besar,” jelasnya.

Untuk kerjasama dengan delapan mitra bisns tersebut mencakup bebarapa bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga NU yang menjadi anggota Koperasi Mabadiku.

Dengan PT Japfa Comfeed Tbk, Mabadiku bekerjasama untuk pengembangan usaha anggota dibidang usaha peternakan ayam.

“Seperti mensupply kebutuhan Jagung dari Nahdliyin, pemotongan ayam hygenis, dan membuat gerai ayam goreng cepat saji dengan harga lebih murah 50 persen, juga kerjasama membuat peternakan ayam di Pesantren,” jelas Irnanda.

Selain dengan Japfa kerjasama juga dilakukan dengan PT Cipta Indo Buana, PT Hydro, PT FX Indonesia, PT Berkah Manunggal Sejati, PT Mukti Mitra Abadi, Fakultas Peternakan Brawijaya Malang, dan Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *